NYALE
jam menunjukkan pukul 08.30 Wita, tetapi panas begitu menyengat. Ribuan peserta ritual nyale dan pasola dari dalam dan luar negeri, yang berhamburan di tepi Pantai Madidi Nyale, pun berhamburan mencari perteduhan. Penduduk asli Sumba Barat menenteng ember dan kantong plastik berisi nyale, cacing laut, simbol rezeki hidup, keselamatan, dan kesejahteraan. Sementara para rato, tetua adat, berkumpul di bawah kaki bukit Madidi Nyale, membawakan ritual kepada leluhur, sebelum pasola digelar di lapangan terbuka. Wisatawan dari sejumlah negara hadir di Pantai Madidi Nyale, Kecamatan Wanokaka, yang berjarak tak kurang dari 25 kilometer (km) dari Waikabubak, ibu kota Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka menyaksikan perburuan nyale, cacing laut, dan pasola atau perang tanding antara delapan suku di Wanokaka. Sejumlah 24 pria dari delapan suku di daerah itu terbagi dalam dua k...